Lembah Anai Bisa Dilalui Selama Lebaran.
Tanah Datar, sinkronnews. com -- Jalan kawasan Lembah Anai dipacu segera mungkin menjelang lebaran untuk bisa dilalui oleh pegendara untuk mudik oleh sebab itu
PT Hutama Karya, kontraktor penangung jawab kawasan Lembah Anai yang terdampak bencana 20 November lalu, kini memfokuskan pengerjaan badan jalan supaya bisa dilalui oleh pemudik.
Sampai saat ini, progres fisik proyek Lembah Anai sudah selesai 42,87 persen “ Kami sudah siap melayani arus mudik dan balik lebaran 2026 dengan sistim One Way. Waktunya H-2,H-1 dan H+1,H+2 dengan jadual berbeda,” jelas Direktur Operasional III PT Hutama Karya Infrastruktur (HKi) Aditya Novendra Jaya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3/2026).
Sesuai surat keputusan Gubernur Sumatra Barat selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran, telah diberlakukan fungsional jalur di kawasan Lembah Anai dengan sistem operasional 24 jam. Fungsional ini diperuntukkan bagi kendaraan ringan roda empat (R4) serta sepeda motor (R2).
Khusus pada H-2 s/d H-1 Lebaran (19-20 Maret 2026) serta H+1 s/d H+3 Lebaran (22-24 Maret 2026), ditetapkan sistem satu arah (one way) berbasis waktu, yaitu pukul 10.00-14.00 WIB untuk arus Padang menuju Padang Panjang dan pukul 14.00-18.00 WIB untuk arus sebaliknya.
Aditya menjelaskan " HKI telah menyelesaikan pekerjaan soldier pile sebagai item dominan sebanyak 724 titik dari total 905 titik, dengan titik kritis penanganan lereng berada di KM 66+700" ".
Selain itu, penanganan lereng di KM 63+500 melalui metode shotcrete juga terus menunjukkan progres dan hingga akhir Februari telah mencapai 75%, sebagai bagian dari upaya penguatan lereng agar kondisi area tersebut menjadi lebih aman dan stabil.
Untuk mendukung kesiapan jalur saat fungsional Lebaran, HKI mempercepat penyelesaian pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan badan jalan.
“Dalam rangka mendukung fungsional Lebaran, kami mempercepat pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan badan jalan sehingga H-10 Lebaran alat-alat yang digunakan sudah bisa dikeluarkan dari lokasi pekerjaan untuk ditempatkan ke tempat yang telah ditentukan,” ujar Aditya Novendra Jaya.
Langkah ini dilakukan agar jalur dapat difungsikan dengan lebih optimal dan mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Sebagai bentuk dukungan tambahan terhadap kelancaran perjalanan masyarakat, HKI juga bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyediakan Posko Lebaran yang berlokasi di KM 67+600.
Kehadiran posko ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung pelayanan di jalur tersebut.
Di samping itu, HKI turut menyiagakan tim piket beserta alat berat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya keadaan di luar dugaan, termasuk apabila terjadi longsoran di kawasan Lembah Anai, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan jalur tetap terjaga fungsinya.
“Kami mempersiapkan personel dan peralatan pendukung untuk memastikan respon cepat apabila terjadi kondisi darurat di lapangan, guna memastikan keamanan pengguna jalan saat fungsional,” imbuh Aditya. (A.w***)
0 Comments